Minggu, 12 September 2010

Install Windows Xp Dari Flashdisk

Install Windows Xp Dari Flashdisk Solusi Install windows tanpa CD-Rom

Kemaren siang sampai sore saya habiskan untuk menginstall windows disalah satu komputer client warnet yah error , gak tau kenapa gak bisa diperbaiki lagi sehingga harus di install ulang. Masalahnya komputer tersebut tidak memiliki cd-rom , solusinya banyak sih untuk nginstall windows dengan kondisi komputer seperti ini, pasang cd rom atau bisa di coba install windows melalui usb flash disk dan yang tidak di anjurkan di bawa ke toko komputer buat di installin orang hehe ( mending sendiri ) .
Penginstallan windows xp dari flash disk ini juga sangat berguna untuk menginstall windows xp di beberapa notebook yang memang tidak dilengkapi dengan cd-rom seperti seri mini notebook semacam Asus Eee pc. Memang bisa diakalin dengan menginstall menggunakan external cd-rom, tapi untuk lebih menghemat kita bisa mencoba menginstall windows dengan hanya menggunakan flash disk ( harga 60 rebu juga dapat 1 biji ).
Dengan perkembangan teknologi flash disk sekarang yang memiliki kapasitas semakin besar maka kita dengan mudah bisa menggunakan flash disk untuk menginstall windows , berikut syarat2 yang harus di persiapkan .
1. Flash disk apa aja ( kalau bisa minimal 1GB ).
2. komputer korban ( victim )
3. komputer master , lengkap dengan cd-rom tentunya ( untuk membuat master flash disk )
3. cd windows xp ( asli atau palsu terserah )
4. program untuk modul installasi
- USB_PREP8 ( download via indowebster)
- PEtoUSB ( download via indowebster)
setelah pernah pernik diatas sudah siap maka langkah selanjutnya memulai installasi windows xp dari flash disk :
langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Colok flash disk ke komputer master dan catat posisi drivenya , apakah di F:, G:, H:, O: dan sebagainya
2. extrak file2 yang diatas , USB_PREP8 dan PEtoUSB kedalam satu folder misalkan C:/usb ( hasil extrak file USB_PREP8 jadi 1 folder, copy smua file dah pindahkan ke folder C:/usb) demikian juga file PEtoUSB.
3. Siapkan cd instalan windows xp dan masukkan ke cd rom komputer master .
4. selanjutnya buka folder C:\USB yang sudah dibuat dan berisi file2 tersebut diatas.
5. Selanjutnya jalankan file bernama “usb_prep8.bat” lalu akan muncul sebuah windows command prompt berisi bermacam2 perintah

tekan sembarang tombol aja di keyboard.
6. selanjutnya di layar komputer kamu akan muncul program PEtoUSB yang meminta untuk memformat flash disk kamu , klik start aja langsung.
7. Jika proses format sudah selesai, tutup program PEtoUSB ( jangan tutup windows command prompt usb_prep8.bat ) di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.
8. Selanjutnya pilih opsi ke 1 untuk memilih sumber file installasi windows ( pilih drive cd rom kamu aja yang berisi cd installan windows ) atau juga bisa folder yang berisi file2 source instalasi windows.
9. setelah diatas , akan diminta lagi memilih opsi dan pilih opsi ke 3 untuk mentukan dimana kamu mencolokkan flash disk kamu, kalau di drive E maka ketik e dan tekan enter.
10. setelah tahap ini pilihlah opsi 4 untuk memulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain. dalam proses ini akan memakan waktu yang cukup lama, proses pembuatan modul instalasi / pengcopyan file ke flash disk kamu ( mungkin lebih dari 15 menit )
yang sabar aja, setelah selesai sekarang kamu sudah memiliki flash disk yang bootable dan mampu menginstall windows secara langsung.
11. cabutlah flash disk dari komputer master lalu colokkan ke komputer victim untuk memulai installasi, bootlah komputer kamu dari flash disk .
lalu dilayar akan muncul 2 opsi penginstallan, pilihlah opsi yang kedua dan proses penginstalan windows akan mulai berjalan.

Kamis, 09 September 2010

Beberapa Tips Mempercepat Kinerja Windows

Mempercepat dan Memperlancar Scrolling pada Windows Explorer dan Internet Explorer.
Ada kalanya saat kita sedang asyik mencari data di komputer kita, kita menggunakan Windows Explorer. Namun di sela-sela keasyikan kita untuk menelusuri folder demi folder dengan menggunakan Windows Explorer, fasilitas scrolling yang ada pada Windows Explorer mengalami macet dan begitu berat serta lamban, sehingga sulit untuk menggulung layar ke arah bawah. Gejala ini bisa juga kita temui saat kita sedang asyik surfing di internet menggunakan browser Internet Explorer. Fasilitas scrolling pada Internet Explorer bisa juga suatu saat mengalami macet, berat dan lamban seperti halnya yang terjadi pada Windows Explorer. Tentu kita akan merasa sangat jengkel dan merasa terganggu karena pekerjaan kita menjadi terhambat oleh lambatnya kinerja scrolling yang berat dan lamban. Microsoft menyebut gejala macet pada fasilitas scrolling ini dengan sebutan “smooth scrolling”. Namun hal ini bisa segera diatasi dengan mudah bila kita menginstal utility tambahan yang bernama Tweak UI yang bisa dengan mudah didownload dari alamat situs berikut ini :
http://www.microsoft.com/windowsxp/downloads/powertoys/xppowertoys.mspx
Setelah terdownload dan terinstal di komputer kita, maka kita bisa menggunakan Tweak UI ini untuk mengatasi scrolling yang macet dan lamban ini, caranya yaitu dengan meng-klik pada Explorer Category pada sisi kiri jendela Window, dan kemudian pada sisi kanan silahkan Anda hilangkan tanda centang pada pilihan “Enable Smooth Scrolling”, kemudian silahkan Anda klik “Apply”, kemudian klik “OK”.

Menghilangkan Tampilan Unread Message pada Welcome Screen Windows
Bila komputer kita terhubung ke jaringan internet, setiap kali kita menerima e-mail, biasanya akan tampak sebuah tampilan pemberitahuan pada Welcome Screen Windows saat kita baru saja menghidupkan komputer. Namun suatu hari kita menjumpai tampilan pesan Unread Message pada Welcome Screen Windows padahal saat kita membuka e-mail ternyata tak ada satu pun surat baru yang belum kita baca. Apakah pesan tadi adalah pesan palsu ataukah Windows kita yang sudah mulai tidak beres ? Sebenarnya hal ini bisa kita atasi dengan sedikit mengutak atik registri Windows. Caranya, ketik regedit pada Run. Kemudian setelah muncul jendela registri editor, maka masuklah pada
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\UnreadMail.
Pada sisi sebelah kanan klik dua kali pada nilai MessageExpiryDays dan bila nilai itu belum ada, kita bisa membuatnya dengan Edit > New > DWORD Value dan ketik MessageExpiryDays pada nilai DWORD baru yang baru dibuat tadi. Kemudian pada edit pada nilai DWORD dan ketik nilai 0, kemudian klik OK.


Bagi kita yang cukup sibuk, terkadang sering merasa tidak sabaran karena merasa lambatnya kinerja Windows pada komputer kita, padahal pekerjaan kita sudah menumpuk menunggu untuk segera dikerjakan karena tenggat waktu yang sangat terbatas. Windows dengan kinerja cepat sering kali menjadi impian bagi para pelajar, maupun para pekerja kantoran. Maka dari itu berikut ini disajikan beberapa tips tentang bagaimana kita bisa mempercepat kinerja windows yang mungkin menurut kita begitu lamban.

Pada start menu, klik Run, lalu ketik regedit. Setelah halaman registry editor muncul, maka lakukan sedikit perubahan :

• HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\MenuShowDelay. Ubahlah nilai default yang tampak di sisi jendela sebelah kanan dari 400 menjadi bernilai 0. Perubahan ini dimaksudkan untuk mempercepat tampilan munculnya daftar menu yang muncul saat kita memilih start menu.
• HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management\DisablePagingExecutive. Ubahlah nilai yang ada dari 1 menjadi 0. Perubahan ini dimaksudkan untuk menempatkan kernel windows di RAM dan meniadakan virtual memori. Mohon diperhatikan bahwa trik ini hanya boleh dilakukan bila kartu memori RAM yang terpasang di komputer Anda adalah lebih dari 512 MB. Sangat tidak disarankan untuk melakukan trik ini bila kartu memori yang terpasang di komputer Anda lebih kecil dari 512 MB.
• HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management\PrefetchParameters\EnablePrefetcher.
Ubahlah nilai yang ada menjadi 0 bila ingin meniadakan isi dari folder prefetch yang ada di dalam folder Windows di drive “system” komputer Anda. Ada tiga pilihan yang bisa dilakukan, semuanya terserah Anda. Anda bisa mengubah nilai yang ada menjadi 1 bila ingin menciptakan file-file prefetch dari berbagai aplikasi yang terinstal di komputer Anda (semacam cache untuk mempercepat memulai suatu aplikasi saat komputer baru saja dihidupkan). Ubahlah nilai yang ada menjadi 2 untuk mempercepat proses booting. Atau ubahlah nilai yang ada menjadi 3 untuk mempercepat akses semua file yang ada dalam komputer. Bila komputer Anda sudah demikian lambat, mungkin sudah saatnya Anda mengosongkan isi dari folder “prefetch” yang ada di dalam folder Windows di drive “system” komputer Anda. Caranya, masuk ke drive “system” (biasanya terletak di drive C), kemudian masuk ke folder Windows, di dalamnya carilah folder yang bernama Prefetch. Masuklah ke dalam folder itu, maka Anda akan menjumpai begitu banyak file-file prefetch. Hapus semua isi dari folder prefetch ini (ingat, folder Prefetch jangan dihapus, cukup dihapus isinya saja !). Setelah itu keluar, dan restart komputer Anda. Setelah komputer Anda hidup, lakukan disk clean up pada drive “system” (drive C), kemudian restart lagi komputer Anda dan kinerjanya biasanya akan lebih cepat dari sebelumnya.
• HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\FileSystem\NtfsDisable8dot3NameCreation. Ubahlah nilai yang ada menjadi 1. Perubahan ini dimaksudkan untuk men-disable 8.3 Name Creation dalam NTFS (beberapa file yang menggunakan 8.3 Naming Convention dapat menurunkan kinerja drive yang memakai format NTFS). Dengan men-disable Naming Convention atau Name Creation dipercaya dapat meningkatkan kinerja komputer kita.
• Lakukan defrag pada boot. Caranya dengan mengakali registri, HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOptimizeFunction. Lakukan editing pada string Enable dan ubahlah nilainya menjadi Y. Kemudian keluar dari registri editor dan lakukan restart pada komputer. Setelah itu maka komputer Anda akan bekerja lebih cepat.
Beberapa hal lain yang bisa Anda lakukan dalam usaha untuk mempercepat kinerja Windows dan juga mengamankan Windows dari bahaya error atau lambannya Windows karena menumpuknya file-file sampah, antara lain :

• Periksalah Recycle Bin (tempat sampah komputer Anda). Kliklah gambar ikon Recycle Bin dan kosongkanlah isinya dengan cara menekan Ctrl + A (mem-blok semua file sampah yang ada dalam Recycle Bin), kemudian tekan Shift + Delete. Maka semua sampah yang ada dalam Recycle Bin akan terhapus. Kinerja yang lambat bisa juga diakibatkan oleh menumpuknya sampah yang ada dalam Recycle Bin komputer Anda. Bila Anda mengalokasikan sejumlah besar ruang untuk Recycle Bin dan Anda jarang mengosongkan keranjang sampah Recycle Bin, hal ini bisa menyebabkan kinerja komputer menjadi lambat. Sebaiknya aturlah alokasi ruang untuk Recycle Bin menjadi sebesar 3% saja atau kurang dari itu, sehingga lebih banyak ruang hard disk yang bisa digunakan untuk hal lain yang lebih bermanfaat.
• Hapuslah isi dari folder “Cookies” dan “Temporary Internet Files” dengan cara mengaktifkan internet explorer, lalu masuk ke menu Tools > Internet Options > General > Delete Cookies dan juga lakukan yang sama untuk Tools > Internet Options > General > Delete Files.
• Kosongkan Folder C:\TEMP dan juga C:\Windows\TEMP. Hal ini juga akan bermanfaat untuk mempercepat kinerja Windows.
• Matikan Fasilitas System Restore, lakukan disk clean up, dan juga defrag, lalu restart komputer Anda. Setelah itu hidupkan kembali fasilitas System Restore dan buatlah restore point yang baru. Restore point yang terlalu banyak memenuhi hard disk biasanya menyita banyak tempat di hard disk Anda, apalagi bila Anda tidak pernah mengatur ulang prosentase alokasi ruang untuk System Restore dalam komputer Anda. Bila kapasitas hard disk Anda cukup besar (puluhan gigabytes) sebaiknya cukup alokasikan alokasi ruang untuk System Restore sebesar 3% atau kurang dari itu. Paling tidak satu bulan sekali, hapuslah restore points lama yang tersimpan di hard disk Anda, dan buatlah yang baru.
• Periksalah Start Up pada komputer Anda, jumlah software yang diaktifkan saat start up maupun yang bekerja di back ground juga akan berpengaruh pada cepat lambatnya kinerja komputer Anda.
• Klik Kanan pada My Computer, pilih Properties, lalu pilih tab Advanced, lalu klik Settings pada bagian Performance, lalu pilih “Adjust for best performance” atau pilih Custom dan atur sendiri berbagai efek yang ingin Anda gunakan atau tidak dengan memilih tanda centang atau tidak memilihnya. Lakukan eksperimen mana yang terbaik pengaruhnya bagi kinerja komputer Anda.
• Bila Anda termasuk orang yang cukup malas untuk melakukan perawatan atau maintenance Windows maupun software yang terinstal di komputer Anda, Anda bisa menginstal software Deep Freeze. Sebaiknya sebelum menginstal Deep Freeze, sebaiknya Anda membersihkan semua file sampah (seperti file-file yang berekstensi temp, bak, dan old maupun spyware dan adware yang memenuhi komputer Anda. Anda bisa menggunakan berbagai software utility untuk melakukan pembersihan), mengosongkan isi folder Prefetch, membersihkan restore point lama, melakukan disk clean up, membersihkan registri sampah dan defrag registri (dengan menggunakan software utility seperti misalnya “Tune Up Utilities 2006” atau “Registry Mechanics” atau software utility yang lain), baru kemudian Anda melakukan defrag hard disk, dan terakhir me-restart komputer Anda. Setelah komputer Anda hidup kembali, barulah Anda bisa menginstal software Deep Freeze. Lalu restart kembali setelah Deep Freeze terinstal. Setelah komputer hidup kembali, mulai sekarang Anda tidak perlu lagi repot-repot melakukan maintenance terhadap Windows dan juga software-software yang terinstal di dalamnya. Dengan menginstal Deep Freeze paling tidak komputer Anda akan terhindar dari resiko terserang virus (Walau ada juga virus ganas yang tetap bisa menembus proteksi Deep Freeze).
Demikian beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mempercepat kinerja Windows.

Rabu, 08 September 2010

Cara Merawat Motherboard Komputer

Cara Merawat Motherboard Komputer

Komputer saat ini memang bukan lagi merupakan kebutuhan orang berpunya tapi lebih kepada kebutuhan pokok yang harus ada khususnya bagi semua jenis bidang usaha. Memang sih masih banyak juga yang belum menggunakan komputer alias komputer manual (mesin ketik) sebagai alat untuk mengetik.

Bayangkan di jaman dulu yang belum begitu dikenalnya komputer, apabila terjadi padam listrik, maka para pegawai kantor masih bisa kerja menggunakan penerangan seadanya yaitu lilin karena pada saat itu kompunter masih jarang ditemukan, bandingkan dengan saat ini, apabila listrik padam maka semua pegawai istirahat total itu karena rata-rata di setiap bidang usaha sudah menggunakan fasilitas komputer sebagai alat kerja yang pokok, sedangkan komputer membutuhkan daya berupa aliran arus listrik sehingga apabila terjadi padam listrik kita tentu tidak bisa melakukan apa-apa kecuali menungu hingga listrik kembali dialiri.

Masalah listrik ini pun bisa memperngaruhi keselamatan dari peralatan mesin komputer kita salah satunya adalah motherboard atau mainboard.

Motherboard atau mainboard ini sangat penting untuk kelancaran proses data karena semua komponen mulai dari prosesor, memori, media penyimpan data (storage), komponen Input-Output (I/O), kartu-kartu (cards) tertancap pada mainboard ini.

Agar mainboard ini bisa lebih lama atau awet dalam pemakaian maka perlu diperhatikan tips singkat berikut ini :

1. Gunakanlah Uninterruptible Power Supply (UPS) dan stavolt sebagai pengaman tegangan listrik sehingga tidak terjadinya pengaruh terhadap kinerja mainboard apabila terjadi perubahan tegangan listrik secara tiba-tiba.
2. Perhatikan kebersihan bagian dalam CPU khususnya mainboard, apabila kotor lakukan pembersihan mainboard dengan menggunakan kompresor udara atau bisa juga dengan menggunakan kuas kurang lebih 3 bulan sekali atau sesuai dengan kebutuhan.
3. Ventilasi udara yang ada pada casing jangan ditutup sehingga memperlancar terjadinya pertukaran udara bebas kedalam ruang Central Processing Unit (CPU) agar menjaga temperatur di dalam ruang CPU.
4. Bersihkan slot-slot atau konetor yang menghubungkan mainboard dengan komponen lainnya dari debu sekali sebulan.
5. Saat membersihkan agar selalu memperhatikan ada atau tidaknya baut-baut yang tertinggal di dalam mainboard, apabila ada segera angkat dari tempatnya untuk menghindari terjadinya hubungan pendek (korslet).
6. Jangan membiarkan komputer tidak digunakan/tidak dihidupkan dalam kurun waktu yang cukup lama. Usahakan sekurang-kurangnya 3 kali digunakan/dihidupkan dlam seminggu.

Demikian sedikit tips merawat mainboard serta sebagai jawaban atas pertanyaan yang diajukan salah seorang pengunjung blog belajar ilmu komputer ini.

Tips merawat monitor

Tips merawat monitor

Monitor adalah salah satu alat atau komponen yang sangat bermanfaat didalam dunia komputer karena monitor merupakan video display unit (VDU)yang berfungsi untuk menampilkan setiap informasi yang dihasilkan oleh central processing unit (CPU).
Untuk itu keberadaan monitor sangat menentukan komputer tersebut layak digunakan atau tidak, seandainya monitor tidak bis amenampilkan informasi meskipun cpu bekerja dengan baik namun sudah pasti bahwa tidak akan berarti apa-apa tanpa monitor.

Karena begitu pentingnya monitor maka artikel ini sedikit memberikan tips yang bisa dapat dilakukan oleh siapa saja yang menggunakan komputer sebagai pengolah data.

Menitor sama saja dengan peralatan elektronik lainnya yang memiliki rangkaian elektronik yang terdiri dari kondensator, transistor, resistor, integrated circuit (IC) dan komponen lainnya. Komponen-komponen ini bisa bekerja apabila ada sebuah tegangan yang diperoleh dari tegangan listrik. Tegangan listrik pun harus stabil, agar proses kerja monitor menjadi stabil pula, maka perlu diperhatikan tips khusus agar menjaga monitor lebih awet dan tahan lama.

Tips pertama, Tidak dibenarkan menutup dengan kain, plastik pada ventilasi udara monitor ini dikarenakan monitor merupakan alat elektronik yang juga menghasilkan panas, jadi panas yang dihasil akibat proses kerja sebuah monitor harus dibuang atau dikeluarkan melalui lobang ventilasi udara, sehingga ventilasi udara ini tidak boleh ditutup selama kita menggunakan monitor tersebut.
Bila ingin menutup monitor agar terhindar dari debu sebaiknya dilakukan setelah pekerjaan selesai dan monitor sedang tidak digunakan (mati).

Tips yang kedua, hindari meletakkan benda cair di atas monitor karena benda cair merupakan penghantar listrik yang baik sehingga apabila benda cair tersebut tumpah ke dalam monitor menyebabkan adanya hubungan pendek yang berakibat pada rusaknya komponen elektornik di dalam monitor.

Tips ketiga, Bersihkan selalu debu-debu yang melekat pada bagian luar monitor sesering mungkin agar mengurangi masuknya debu ke dalam monitor. Debu juga memiliki sat besi yang juga penghantar jadi debu juga bisa menyebabkan hubungan pendek pada rangkain elektronik monitor.

Tips keempat, gunakan stabiliser (stavolt) yang baik dan memiliki penggerak motor untuk menghindari naik turunnya tegangan listrik agar perubahan tegangan listrik tidak berpengaruh langsung terjadap komponen elektornik yang ada di dalam monitor.

Perhatian !! tips-tips di atas hanya dapat dilakukan pada bagian luar monitor, sedangkan bagian dalam monitor sebaiknya hanya dilakukan oleh seorang teknisi yang sudah berpengalaman karena di dalam monitor terdapat tegangan listrik yang sangat tinggi meskipun monitor sudah dalam keadaan mati, sehingga sangat membahayakan.


Tips merawat Monitor LCD



Setelah beberapa waktu yang lalu memposting artikel tentang tips untuk merawat monitor crt, ada yang bertanya, lalu bagaimana kalau merawat monitor lcd ? akhirnya saya memutuskan untuk menulis artikel ini meskipun saya yakin sudah banyak situs atau blog yang sudah menuliskan tips merawat monitor lcd.
Tips untuk monitor lcd ini tidak hanya bertujuan untuk monitor lcd saja melainkan semua peralatan yang menggunakan lcd sebagai layar tampil (display) unit seperti PDA atau peralatan sejenisnya.

Berikut tips-tips yang harus diperhatikan agar monitor lcd lebih awet dan tahan lama.

1. Gunakan proteksi layar (screen protector) yang bisa diperoleh di toko-toko komputer untuk menghindari terjadinya goresan pada permukaan monitor dan terhindar dari debu.
2. Tidak dibenarkan menutupi kisi-kisi atau lobang pembuangan udarah agar mudahnya terjadi pertukaran udara panas (dari dalam monitor) dan udara segar (dari alam) untuk menjaga temperatur yang stabil pada monitor.
3. Sebelum melakukan pembersihan pada layar monitor lcd , perhatikan semua sambungan aliran listrik diputuskan (kabel power supply dilepas dari konektornya) serta kabel data yang terhubung dari monitor ke CPU juga dilepaskan.
4. Bersihkan monitor lcd disarankan menggunakan cairan khusus pembersih lcd yang bisa diperoleh di toko-toko komputer. Selain cairan khusus lcd disarankan agar tidak digunakan karena bisa berakibat rusaknya layar lcd karena dikhawatirkan bisa diserap oleh layar lcd meskipun persentasenya kecil.
5. Pada saat membersihkan layar lcd harus menggunakan kain yang halus untuk menghindari terjadinya goresan akibat gesekan, dan proses pengelapan harus dilakukan gerakan searah.
6. Cairan pembersih lcd yang akan digunakan untuk membersihkan layar lcd tidak boleh disemprotkan langsung ke permukaan layar lcd akan tetapi disemprotkan ke kain lap yang akan digunakan untuk melap layar lcd dan lakukan lap layar lcd secara perlahan dan jangan terlalu keras ditekan.
7. Barang-barang yang memiliki magnet seperti speaker tidak boleh diletakan disisi monitor (crt maupun lcd) karena gangguan magnetik bisa merusak tampilan pada monitor.
8. Tidak meletakan monitor pada tempat yang terkena sinar matahari langsung.

Demikian sedikit tips untuk merawat monitor lcd.

Minggu, 05 September 2010

Mengetahui Jenis Komputer

Mengetahui Jenis Komputer

Setiap kali telpon genggam saya berdering, setelah saya menjawab suara yang menyapa dari seberang telepon biasanya pertama yang saya tanyakan adalah “Apa jenis komputer Bapak/Ibu ?”. Begitulah pertanyaan saya yang pertama setiap kali telpon meminta saya untuk memperbaiki komputer di rumah mereka. Dan alangkah kagetnya saya karena mendengar jawaban yang sangat tidak masuk akal (menurut saya) karena jawabannya adalah “Tidak Tau Pak !”. Dalam hati saya berpikir kenapa orang ini bisa beli komputer tapi tidak tau jenis komputer yang dibelinya, Bahkan saya menanyakan lagi system operasi yang digunakan juga mendapatkan jawaban yang sama yaitu “Tidak tau Pak !”.

Memang masalah seperti ini dianggap sepele tapi karena ketidaktahuan itu membuat orang-orang yang tidak bertanggung jawab semakin mudah mengakali sang pemilik komputer, misalnya mengganti memori yang lebih kecil dari yang sebenarnya atau komponen lainnya.

Masalah seperti ini sering terjadi dan sering kita tidak sadar bahwa kita sudah tertipu apalagi dengan pengetahuan tentang computer yang minim, sebagai seorang teknisi komputer yang professional tidak mungkin melakukan hal-hal yang memalukan seperti itu, karena apabila seorang teknisi melakukan hal seperti itu tentu dia menutup jalan pekerjaannya sendiri karena orang tidak akan pernah memanggilnya kembali untuk memperbaiki komputer ataupun merekomendasikan kepada orang lain.

Karena masih banyaknya pengguna atau pemilik komputer yang masih minim pengetahuan tentang computer itulah maka sengaja saya posting artikel ini untuk membantu sahabat-sahabat kita yang belum mengenal betul komputernya sendiri. Pepatah mengatakan Tak Kenal Maka Tak Sayang, tidak mengenal komputer maka tak mungkin merawatnya dengan baik.

Ada banyak cara untuk mengetahui jenis komputer serta besarnya memori yang ada pada komputer milik kita namun berikut ini adalah cara yang cukup sederhana untuk mengetahui jenis computer dan besarnya memori yang dimiliki oleh komputer yang menggunakan system operasi windows XP.

Pada Desktop Windows XP terdapat icon My Computer, klik kanan pada icon My Computer dan pilih Propertis sehingga muncul jendela My Computer seperti berikut :





Pada tab General terlihat jelas informasi tentang system operasi yang digunakan, serta jenis Processor dan besarnya memori yang terpasang pada komputer tersebut.
Pada gambar di atas menyatakana bahwa system operasi yang digunakan adalah system operasi Windows XP Profesional, Versi 2002 Service Pack 2 sedangkan jenis komputer atau prosesornya adalah Intel® Pentium® Dual CPU T2390 @ 1,86 GHz 782 MHz, dan besarnya memori adalah 504 MB.

Bila ingin mengetahui jenis komputer anda yang lebih detail bisa dilihat dengan cara klik Start-All Programs-Accessories-System Tools-System Information.
Di sana bahkan ditampilkan informasi cukup lengkap termasuk system manufacture, BIOS version, SMBIOS version dan masih banyak lagi yang dapat diperoleh di System Information.

Sekian dan semoga bisa membantu…

Repair Sistem Operasi Windows XP



Repair Sistem Operasi Windows XP

Sistem operasi windows adalah jembatan penghubung antara user atau pengguna komputer dengan aplikasi-aplikasi yang berbasis windows sehingga sistem operasi windows sangatlah penting untuk selalu diperhatikan dan dirawat agar penggunaan sistem operasi windows tetap stabil sehingga aplikasi yang ada di dalamnya tetap bisa dapat digunakan.

Namun tidak selamanya sistem operasi itu berjalan mulus karena banyak faktor yang menyebabkan kerusakan pada sistem operasi baik kerusakan hardware maupun disebabkan oleh software perusak seperti virus.

Artikel kali ini dari blog belajar ilmu komputer tentang bagaimana cara memenfaatkan fasilitas repair sistem operasi windows yang ada sehingga sistem operasi kembali berfungsi normal. Berdasarkan pengalaman, apabila kerusakan masih awal kemungkinan melakukan tindakan repair ini bisa membantu mengembalikan sistem operasi yang rusak, namun apabila kerusakan atau sistem operasi sudah lama bermasalah maka kemungkinan kecil untuk sembuh total sehingga cara terakhir adalah harus memformat ulang hard disk.

Supaya tidak panjang lebar lagi mari kita mulai dengan cara melakukan repair sistem operasi windows ini.

Ada 2 (dua) cara melakukan repair windows xp yaitu hanya memperbaiki file-file sistem yang rusak saja dan repairing semua yaitu termasuk proses pengcopyan semua file setup.


1. Repair Sistem Operasi Windows XP hanya pada file yang rusak/bermasalah

Boot komputer anda menggunakan cd installer windows xp, kemudian pada jendela Welcome to setup terdapat 3 pilihan tindakan yang dapat dilakukan yaitu :

* To setup windows xp now, press ENTER
* To repair a windows xp installation using recovery console, press R
* To quit setup without installing windows xp, press F3

pilih pilihan kedua yaitu To repair a windows xp installation using recovery console dengan cara menekan tombol R pada keyboard. ketik angka 1 dan tekan tombol ENTER.

Jika sistem operasi windows xp anda dilengkapi dengan password administrator, maka masukan password administrator kemudian tekan enter dan kembali pada prompt C:\WINDOWS>

Cara pertama selesai.

2. Repair semua file

Kita lanjutkan dari langkah 1 di atas yaitu dari jendela Welcome to setup yang terdapat 3 pilihan. Kalau pada repair hanya pada file yang rusak kita memilih tindakan yang kedua, namun untuk memperbaiki secara keseluruhan kita harus memilih tindakan yang pertama yaitu To setup windows xp now, press ENTER.

Tekan tombol ENTER kemudian tekan tombol F8. Selanjutnya muncul jendela yang menampilkan beberapa pilihan tindakan lanjutan dalam repair os windows xp.
Dan salah satu tindakan itu adalah Repair windows xp, pilih repair windows xp kemudian tekan ENTER dan biarkan proses copy file dan proses installasi berlangsung hingga selesai.

Proses repair sistem operasi sudah selesai, selanjutnya reset

Cara Menghilangkan Efek Virus Pada Komputer Windows

Cara Menghilangkan Efek Virus Pada Komputer Windows

Banyak ulah yang dibuat oleh si Kutu Komputer alias virus computer ini, Kebanyakan virus ini menyerang registry salah satu bagian jantung pertahanan dari Software Microsoft windows .

Sebelum anda memulai langkah untuk pembersihan efek virus ini pastikan dahulu Komputer anda sudah terbebas dari virus Computer ini. Pelajari Langkah Pembersihan Komputer dari virus pada artikel :

Cara Membersihkan Komputer dari Virus

Berikut akibat kerusakan Fungsi Windows yang hilang yang disebabkan oleh virus Komputer dan beberapa langkah untuk mengatasinya :

Hilangnya Menu Regedit / Disable Registry Editor

Cara mengembalikan menu regedit atau Regedit yang ter disable Registry editor yaitu dengan menggunakan software RegistryFix. Jalankan dan restart komputer anda.

Download Software Registry Fix disini.

Hilangnya Folder Option

Berikut Langkah Untuk mengembalikan Folder Option pada windows :

Masuk menu registry Edit atau Regedit pilih salah satu cara untuk menu regedit :

1. Klik start menu >> Run >> Ketikan : regedit dan klik Ok
2. Klik start menu >> all program >>> accesories >>> klik Command Prompt >>> ketikan regedit.exe klik enter

Kemudian periksa registry windows anda pada bagian :

HKEY_CURRENT_USER >>> Software >>> Microsoft >>> Windows >>> CurrentVersion >>> Policies >>> Explorer >>> pada panel sebelah kanan periksa Value name NoFolderOption >>> doble klik dan edit value datanya menjadi 0

Bila anda tidak menenemukan NofolderOption abaikan lanjutkan ke langkah berikutnya :

HKEY_LOKAL_MACHINE >>> SOFTWARE >>> Microsoft >>> Windows >>> CurrentVersion >>> Explorer >>> Advanced >>>Folder

Periksa satu persatu pada bagian :

* Hidden >> NOHIDDEN >> Pastikan pada bagian CheckedValue bernilai 2 dan DefaultValue juga bernilai dua
* Hidden >> SHOWALL >> pastikan pada bagian CheckedValue bernilai 1 dan DefaultValue Bernilai 0
* HideFileExt >>> pastikan CheckedValue pastikan bernilai 0 , pastikan DefaultValue bernilai 0, UncheckedValue,pastikan bernilai 1.
* SuperHidden >>> Periksa CheckedValue bernilai 0, DefaultValue bernilai 0 dan pada UncheckedValue bernilai 1.

Tutup Regedit dan lanjutkan ke langkah berikutnya :

Masuk menu Group Policies dengan cara sebagai berikut :

1. Klik start menu >> Run >> ketikan : gpedit.msc atau
2. Klik start menu >> all program >>> accesories >>> klik Command Prompt >>> ketikan gpedit.msc klik enter

Klik menu User Configuration >>> Administrative Templates >> Windows Componet >> Windows Explorer >>> Pada panel sebelah kanan, pilih doble klik “Remove the Folder Option menu item from the tools” >> tandai not configured >>> apply dan ok

Close group Policies dan restart Computer anda maka Folder akan tampil seperti semula.

Hilangnya Task Manager

Masuk Menu regedistry Edit atau Regedit >>> Klik menu FInd >>> ketikan : DisableTaskMgr >> klik find >> bila sudah ketemu rubah Value datanya dari 1 menjadi 0

Hilangnya Menu run Pada Start Menu

Masuk Menu regedistry Edit atau Regedit >>> Klik menu edit >>> Find >>> ketikan : NoRun >> klik find >> bila sudah ketemu rubah Value datanya dari 1 menjadi 0

Hilangnya File pada Hardisk

Setelah komputer anda terserang virus dan setelah anda melakukan scanning dengan anti virus , maka kemungkinan beberapa file yang anda yang hilang, untuk itu coba periksa lagi file anda lagi. Ubah setting Folder Option >>> View >>> tandai show Hidden File and folder dan hilangkan tanda Hide Protected Operating system file aply OK. Setelah itu cek lagi file anda yang hilang, biasanya Virus akan menyembunyikan file anda tersebut dengan merubah atribut file anda ke hidden / super hidden, untuk mengembalikan atau merubah atributnya anda bisa menggunakan software Atribut Changer.

Silahkan Download Software Atribut Changer di sini.

Semoga artikel dari ESC Creation dot Com tentang Atasi Virus Windows ini bermanfaat untuk anda .


TAG : Cara mengembalikan fungsi Windows pada komputer yang terkena virus, Kembalikan Fungsi menu Folder Option, Registry Edit REGEDIT, RUN, Task Manager yang hilang karena virus. Tips dan trik menampilkan menu Folder Option, regedit, task manager dan menu run, Cara memperbaiki windows yang rusak karena virus, Cara Hilangkan efek virus.